Guru Pendidikan Pancasila Sebagai Perancang Pembelajaran Antikorupsi

Authors

  • Idang Ramadhan Universitas Negeri Yogyakarta
  • Christina Mahastuti Universitas Negeri Yogyakarta
  • Afgha Okza Eriranda Universitas Negeri Yogyakarta
  • Marwan Universitas Negeri Yogyakarta https://orcid.org/0009-0000-0201-4965

DOI:

https://doi.org/10.12928/citizenship.v7i2.901

Keywords:

Guru, Pendidikan, Pancasila, Perancang, Anti Korupsi

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran penting guru Pendidikan Pancasila sebagai perancang pembelajaran antikorupsi dalam konteks pendidikan di Indonesia. Dalam implementasinya, guru Pendidikan Pancasila berperan sebagai perancang pembelajaran yang merancang strategi pembelajaran antikorupsi yang kreatif dan inovatif untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam pembelajaran. Penulisan artikel ilmiah yang menggunakan metode penelitian kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan mencari sumber dan menggabungkannya dari berbagai sumber, seperti buku, artikel ilmiah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan literatur, sedangkan teknik analisis data meliputi menyusun dan menghubungkan informasi untuk mencapai kesimpulan. Guru pendidikan Pancasila sebagai perancang pembelajaran antikorupsi harus mampu merancang kegiatan mengajar dengan tujuan tertentu, menggunakan pengetahuan khusus dan pendekatan sistematis untuk mengatasi tantangan, serta mengembangkan kurikulum dengan ide-ide kreatif dan metode yang menarik. Penelitian ke depan dapat lebih mengeksplorasi pengaruh integrasi teknologi, menguji efektivitas media dan model pembelajaran antikorupsi, serta mengembangkan dan menganalisis media alternatif dalam membentuk karakter siswa.

References

Adiyono, Mardani, Fauzan, A., Mutaqiin, A. M., Ulhaq, A. D., Al-Baihaq, H. M., Romdani, & Gunawan, I. (2023). Penyuluhan program pendidikan anti korupsi di SMP untuk membentuk generasi muda yang integritas. SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 97–108. https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v1i3.365

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://ummaspul.e-journal.id/maspuljr/article/download/3394/1177/

Afrillia, Y. M., Novianti, S., S, S., Ulwiyah, S., Hermawan, A., Salsabila, N. F., Hurniati, Yunita, F., Sawu, M. S. M., Ziliwu, F., Nurjanah, F., Ramadhan, I., Utami, S., Ardhia, A., & Cahyani, W. (2024). Transformasi Pendidikan: Membangun Masa Depan yang Berdaya Saing. PT Penamuda Media.

Arofah, N. (2023). Strategi guru dalam mengelola kelas. Kampret Journal, 2(3), 111–115.

Dahnial, I., Hasibuan, S. H., Nasution, D. K., & Daniela, I. R. (2023). Technology Pedagogical Content Knowledge-based learning model in Citizenship Education courses. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(1), 15–25. https://doi.org/10.21831/jc.v20i1.51796

Fajar, A., & Muriman, C. (2018). Prevention of corruption through anti-corruption education. Proceedings of the Annual Civic Education Conference (ACEC 2018), 251(Acec), 650–653. https://doi.org/10.2991/acec-18.2018.145

Febriyanti, W., & Amin, Z. (2023). The role of PPKN teachers in strengthening anti-corruption values in class X at SMA Negeri 1 Sarolangun. EDUCTUM: Journal Research, 2(1), 01–05. https://doi.org/10.56495/ejr.v2i1.276

Hudiarini, S., Kartiko, G., & Sinal, M. (2022). Implementasi nilai-nilai demokrasi melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Seminar Nasional Gabungan Bidang Sosial-Polinema. https://prosiding.polinema.ac.id/index.php/sngbs/article/download/337/293

Imeldawati, T. (2020). Guru PAK sebagai desainer pendidikan. KERUGMA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 32–49.

John, A., & Bates, S. (2024). Barriers and facilitators: The contrasting roles of media and technology in social–emotional learning. Social and Emotional Learning: Research, Practice, and Policy, 3, 100022. https://doi.org/10.1016/j.sel.2023.100022

Junarizki, F., Hamdani, F. Y., Prasojo, P. A., & Fitriono, R. A. (2022). Pancasila as an enforcer of justice and equality. QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(2), 82–86. https://doi.org/10.57235/qistina.v1i2.170

Kilbane, C. R., & Milman, N. B. (2013). Teaching models: Designing instruction for 21st century learners. Pearson Higher Ed.

Komalasari, K., & Saripudin, D. (2015). Integration of anti-corruption education in school’s activities. American Journal of Applied Sciences, 12(6), 445–451. https://doi.org/10.3844/ajassp.2015.445.451

Kristiningrum, W., Listiyaningsih, M. D., & Niilawati, I. (2023). Penanaman nilai – nilai anti korupsi melalui sosialisasi pendidikan anti korupsi di lingkungan SMK. INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE), 5(1), 96–100. https://doi.org/10.35473/ijce.v5i1.2333

Kristiono, N., Munandar, M. A., Wiranto, G. H., & Uddin, H. R. (2020). The implementation of anti-corruption education in Texmaco Vocational High School Pemalang. Proceedings of the 2nd Annual Civic Education Conference (ACEC 2019). https://doi.org/10.2991/assehr.k.200320.040

Kurniawati, E. M., Sangka, K. B., Probohudono, A. N., Hasim, H., & Nurhaini, L. (2022). Implementasi nilai-nilai antikorupsi pada siswa sekolah menengah di Kota Surakarta. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 222–225. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v4i2.3307

Lestari, E. Y., & Arpannudin, I. (2020). Refleksi 75 tahun Indonesia merdeka: Dinamika pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 8(3), 196–205.

Ningsih, W. A. R., Nawawi, I., & Umayaroh, S. (2022). Analisis peran guru dalam penanaman nilai pendidikan anti korupsi pada siswa kelas VI SD. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(11), 1013–1026. https://doi.org/10.17977/um065v2i112022p1013-1026

Nur, R. A. P., Truvadi, L. A., Agustina, R. T., & Salam, I. F. B. (2023). Peran pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter bangsa indonesia: Tinjauan dan implikasi. Advanced In Social Humanities Research, 1(4), 501–510.

Pambudhi, T., Anggraini, R., Abrori, M. A., Erika, Asifin, N., & Ramadhan, I. (2023). Children are artists: supporting children’s learning identity as artists Children are artists: supporting children ’ s learning identity as artists , by Penny Hay, New York, Routledge, 2023, 200 pp., £96.00 (hardback), ISBN: 9781032347219. Education 3-13, 1–3. https://doi.org/10.1080/03004279.2023.2277914

Parahita, B. N., Sangka, K. B., Nurcahyono, O. H., Nurhaini, L., Kurniawati, E. M., Perwitasari, D., Nurrahmawati, A., Probohudono, A. N., & Endiramurti, S. R. (2022). Optimalisasi TPACK melalui insersi video pembelajaran berbasis pendidikan anti korupsi pada mata pelajaran Sosiologi. DEDIKASI: Community Service Reports, 4(2), 104–120. https://doi.org/10.20961/dedikasi.v4i2.62372

Pitra, D. H., & Saleh, K. (2022). Penerapan Strategi Poster Comment Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar PPKn Siswa SMP Negeri 1 Kabupaten Bungo. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(2), 269–274. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v1i2.615

Raharjo, R. (2020). Analisis perkembangan kurikulum PPKn: dari Rentjana pelajaran 1947 sampai dengan merdeka belajar 2020. PKn Progresif: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Kewarganegaraan, 15(1), 63–82.

Ramadhan, I. (2024). Penggunaan infografis untuk meningkatkan pemahaman hierarki konstitusi pada siswa kelas X Akuntansi SMK Pawyatan Daha 2 Kediri. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains Dan Pembelajaran, 3(1), 333–339. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/seinkesjar/article/view/4532

Ramadhan, I., Kusumaningrum, Y., & Wilujeng, H. T. (2024). Meningkatkan keaktifan siswa melalui proyek kewarganegaraan antikorupsi di SMK Pawyatan Daha 2 Kediri. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 47–54. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v3i1.3091

Rawanoko, E. S., Alrakhman, R., & Arpannudin, I. (2020). Building an anti-corruption civilization through education. Proceedings of the 2nd Annual Civic Education Conference (ACEC 2019). https://doi.org/10.2991/assehr.k.200320.075

Rinenggo, A., Kusumawati, I., Stiyawan, Z., & Sutiyono, S. (2022). Anti-corruption education in the family, community, school, and state. Academy of Education Journal, 13(1), 84–102. https://doi.org/10.47200/aoej.v13i1.975

Ruchiyat, M. G., Kurniawan, M., Triyaningsih, T., Marwan, M., & Prihatmojo, A. (2024). Strategi Menumbuhkan Karakter Anak Melalui Teknologi Digital. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Teknologi Informasi (JIPTI), 5(1), 37–47. https://doi.org/10.52060/pti.v5i1.1844

Rudiawan, R., & Asmaroini, A. P. (2022). Peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah. Edupedia, 6(1), 55–63.

Salimah, Z., & Suyanto, S. (2023). Systematic literature review: Implementation of anti-corruption value insertion in educational institutions. Integritas : Jurnal Antikorupsi, 9(2), 257–270. https://doi.org/10.32697/integritas.v9i2.957

Sarayev, N., Antipova, N., & Polyanichko, N. (2019). Regulatory and pedagogical aspects of the formation of anti-corruption legal awareness in educational institutions. SHS Web of Conferences, 70, 11012. https://doi.org/10.1051/shsconf/20197011012

Sharma, B. K., & Sievers, M. (2023). Developing teacher awareness and action plans for teaching English as an international language. Language Awareness, 32(1), 153–168. https://doi.org/10.1080/09658416.2022.2033757

Siregar, A. A., & Chastanti, I. (2022). Implementasi pendidikan antikorupsi di sekolah. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 9(1), 13–22. https://doi.org/10.31571/sosial.v9i1.1799

Sulianti, A., Efendi, Y., & Sa’diyah, H. (2020). Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam lembaga pendidikan. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 5(1), 54–65.

Sumaryati. (2018). Relevance of anti-corruption education values with Pancasila basic values and its strengthening efforts. Proceedings of the Annual Civic Education Conference (ACEC 2018). https://doi.org/10.2991/acec-18.2018.24

Sumaryati, & Sukmayadi, T. (2022). Sosialisasi dan pendampingan implementasi Peraturan Gubernur DIY No. 60 Tahun 2020 bagi guru PPKn MGMP SMA dan SMK Kabupaten Kulon Progo. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(Special-1), 169–177. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v7iSpecial-1.2433

Sumaryati, Suyadi, Nuryana, Z., & Asmorojati, A. W. (2022). Anti-corruption Action: A project-based anti-corruption education model during covid-19. Frontiers in Education, 7, 1–10. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.907725

Suyanto, T., Sarmini, M., Harmanto, M., Rizaq, A. D. B. El, & Maharesti, W. (2018). Trial of character-based learning models for Pancasila and citizenship education to build anti-corruption culture for young generation. Proceedings of the 1st International Conference on Social Sciences (ICSS 2018). https://doi.org/10.2991/icss-18.2018.335

Syakur, A., & Muhibbin, A. (2022). Development of anti-corruption learning through comic media and anti-corruption poster. Jurnal Basicedu, 6(3), 3875–3881. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2686

Wibowo, H. S. (2023). Pengembangan teknologi media pembelajaran: Merancang pengalaman pembelajaran yang inovatif dan efektif. Tiram Media.

Woods, P. J., & Copur-Gencturk, Y. (2024). Examining the role of student-centered versus teacher-centered pedagogical approaches to self-directed learning through teaching. Teaching and Teacher Education, 138, 104415. https://doi.org/10.1016/j.tate.2023.104415

Yuliana, D. (2022). Implementation of innovative learning with the project based learning (PjBL) model in anti-corruption education courses. Formosa Journal of Multidisciplinary Research, 1(8), 1649–1662. https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i8.2075

Yusmaliana, D., Suyadi, S., Tohir, M., & Kusuma, P. S. (2022). Senam antikorupsi: Internalisasi karakter antikorupsi berlandaskan nilai-nilai religius anak usia dini di masa pandemi covid-19. Muaddib : Studi Kependidikan Dan Keislaman, 12(1), 62–82. https://doi.org/10.24269/muaddib.v12i1.4185

Published

2024-07-31

Issue

Section

Articles