Penanaman Nilai-nilai Multikultural di Masjid Jami' Jatisari BSB Kota Semarang

Authors

  • Giva Azis Ramadhan Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.12928/citizenship.v7i2.737

Keywords:

Penanaman, Nilai Multikultural, Masjid

Abstract

Mengembangkan praktik multikultural di Masjid Jami’ Jatisari BSB Kota Semarang, menjadi penting dalam konteks kehidupan beragama. Jamaah mengalami perkembangan pesat dalam hal interaksi antarkultural maka pendekatan multikulturalisme menjadi aspek yang perlu ditanamkan. Hasil penelitian menunjukan adanya nilai-nilai multikultural yang ditanamkan meliputi nilai inklusifitas, nilai mendahulukan dialog aktif, nilai kemanusiaan, nilai menghargai keragaman, dan nilai cinta tanah air. Upaya yang dilakukan oleh Masjid Jami’ Jatisari BSB Kota Semarang dalam menanamkan nilai-nilai multikultural yaitu: (1) Memposisikan masjid sebagai tempat yang terbuka. (2) Menyelenggarakan kajian dengan menghadirkan ulama dari berbagai golongan dan umarok dari berbagai instansi. (3) Melakukan kaderisasi DKM dan pelatihan bagi jamaah. (4) Menyediakan konsumsi secara gratis bagi DKM, jamaah, dan warga sekitar. (5) Menyelenggarakan perlombaan berbagai jenjang usia dengan prinsip terbuka untuk umum dan ketidakcurangan. Hambatan dari upaya tersebut yaitu keterbatasan sumber daya manusia DKM dalam menyelenggarakan kegiatan dan perbedaan pandangan yang memicu kesalahpahaman antar DKM. Kemudian upaya mengatasi dari faktor penghambat tersebut yakni seluruh DKM dikerahkan ke lapangan untuk saling membantu dengan didukung tenaga luar yaitu warga sekitar dan setiap sebulan sekali diadakan rapat rutin yang dihadiri oleh seluruh DKM Masjid Jami’ Jatisari BSB Kota Semarang.

References

Republika. (2022). Kemenag: Tiga Peran Masjid dalam Merawat Keberagaman https://www.republika.co.id/berita/r7dqhj380/kemenag-tiga-peran-masjid-dalam-merawat-keberagaman (diakses 1 Februari 2023)

Abidin Wakano dkk. (2018). Pengantar Multikultural. Yogyakarta. Cantrik Pustaka.

BPS. (2021). Statistik Sosial Budaya 2021. Jakarta. Badan Pusat Statistika

Glock, C. Y., dan Stark, R. (1965). Religion and Society in Tension. Berkeley: Rand Mc Nally & Company.

Naway, F. A. (2017). Komunikasi dan Organisasi Pendidikan. Gorontalo. Ideas Publishing.

Rusdiana dan Zaqiah. (2014). Pendidikan Nilai: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung. Pustaka Setia

Akbar, S. dan. (2021). Pengembangan Tolak Ukur Keberhasilan Penanaman Nilai dalam Konteks Sosial. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 30(1), 15–23.

Ariani, W. (2019). Komunikasi Persuasif Pada Iklan Layanan Masyarakat di Lembaga Penyiaran Publik TVRI Kaltim Versi Go Green. Journal Ilmu Komunikasi, 7(1), 167–178.

Cox. (2018). Multicultural Education For Social Justice: Applying The Principles of Anti-racist Education. Routledge.

Glock, C. Y., dan Stark, R. (1965). Religion and Society in Tension. Rand Mc Nally & Company.

Hasan. (2019). Multikulturalisme dan Harmoni Sosial. Jurnal Sosial Budaya, 8(2), 23–33.

Lesilolo, H. J. (2019). Penerapan Teori Belajar Sosial Albert Bandura Dalam Proses Belajar Mengajar Di Sekolah. KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 4(2), 186–202. https://doi.org/10.37196/kenosis.v4i2.67

Marlina, E. (2016). Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dan Rasa Cinta Tanah Air Pada Remaja. Psikoborneo, 4(4). https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/viewFile/4244/2696

Mursiti. (2021). Srategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Yang Berdaya Saing Dan Berkelanjutan Pada Agroindustri Tebu: Tinjauan Literatur Dan Agenda Penelitian Mendatang. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 31(2), 129–142. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2021.31.2.129

Nurcahyono, O. H. (2018). Pendidikan Multikultural Di Indonesia: Analisis Sinkronis Dan Diakronis. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 2(1), 105. https://doi.org/10.20961/habitus.v2i1.20404

Nurjanah. (2021). Strategi Penanaman Nilai-Nilai Sosial dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Karakter, 11(1), 49–58.

Ridhuan, S. (2018). Enam Watak Manusia Indonesia dalam Perspektif Bela Negara, Konflik Sosial dan Pembangunan Masyarakat. Jurnal Esa Unggul, 15(2), 978–979.

Roswati, N. (2019). Multikulturalisme dalam tinjauan Al-Qur’an. Al-Asas, III(2), 1–23.

Saputra, W. (2018). Integrasi Sosial Masyarakat Beragama di Desa Mulya Agung Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan. Universitas Raden Intan.

Suardi. (2017). Masyarakat Multikulturalisme Indonesia. Universitas Muhammadiyah Makassar, December, 1–14. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.29013.32484

Sumardin, A. (2021). SOCIAL RELATIONSHIPS IN CONGREGATIONAL PRAYERS TOWARD SOCIAL LIFE IN MAKASSAR CITY DURING COVID-19 PANDEMIC. Jurnal Diskursus Islam, 9(2), 355–367.

Triyono. (2011). Outsourcing dalam Perspektif Pekerja dan Pengusaha. Jurnal Kependudukan Indonesia, 6(1), 45–62. https://ejurnal.kependudukan.lipi.go.id/index.php/jki/article/download/88/159

Wulandari, S. dan. (2021). Penanaman Nilai-nilai Sosial Dalam Upaya Pencegahan Tindak Kriminalitas Pada Remaja. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 20(2), 116–125.

Zakiyah, R. dan. (2014). Pendidikan Nilai Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. CV Pustaka Setia.

Zuriah. (2018). TEORI KOMUNIKASI ORGANISASI (Kerangka, Pendekatan, dan Perspektif Teori). Analytica Islamica, 7(1), 105–112.

Published

2024-07-31

Issue

Section

Articles